Pondasi seorang SPEAKER/MOTIVATOR, apa saja?

Saat ini sudah pukul 20.57 dan saya masih dalam perjalanan menuju Bandung dengan kereta api untuk acara inhouse training besok pagi. Setelah mendengar banyak testimoni tentang kenyamanan perjalanan naik kereta api, saat ini saya juga merasakannya. Apalagi msh bisa pegang handphone dengan leluasa sambil menulis artikel ini, hehe… Biasanya naik mobil, kali ini dengan senang hati ke Bandung naik kereta api karena besok memang acara bersama dengan PT. Kereta Api Indonesia.

Sore hari ini saya menghadiri acara Forum AMA Indonesia di salah satu restaurant besar di area Jakarta Pusat dan bertemu sekitar 30 speaker/motivator Indonesia. Selain berbincang-bincang secara informal, yang menarik pada acara tadi juga ada sharing session tentang bagaimana para speaker/motivator memulai dan dalam proses perjalanan mereka sehingga akhirnya memiliki profesi yang menginspirasi banyak orang ini.

Selama perjalanan kurang lebih tiga jam dari Jakarta ke Bandung saya merefleksikan dan menulis artikel ini untuk membagikannya kepada Anda…

Yang menjadi kesimpulan saya, minimal ada tiga hal utama yang perlu dimiliki speaker/motivator untuk bertahan bahkan berkembang selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Tentu sebenarnya lebih dari tiga, namun saya berusaha menarik benang merah dari sharing-sharing sekaligus refleksi diri tentang apa yang sangat mendasar untuk dimiliki sebagai pondasi para speaker/motivator ini.

Yang pertama adalah pentingnya punya PASSION alias semangat yang luar biasa. Para speaker/motivator biasanya menyadari bahwa tidak mudah untuk mendelegasikan tugas menyampaikan materi kepada orang lain karena klien biasanya mengharapkan speaker/motivator yang dipilih untuk bicara, bukan team atau assistant-nya. Andai bisa juga tetap harus duet atau dikombinasi melalui games/simulasi. Jadi pada saat menyampaikan materi, para speaker/motivator membutuhkan passion atau semangat yang luar biasa.

Sikap kedua yang perlu dimiliki seorang speaker/motivator adalah SINCERE; sikap ikhlas sehingga dapat dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalaman bagi para peserta… Mindset yang perlu dimiliki adalah mindset bahwa profesi speaker/motivator adalah profesi yang sangat mulia karena bisa membantu mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik… Memang ada imbalan dalam bentuk finansial yang tadi juga dibahas bahwa dengan asumsi berada dalam kategori laku maka seorang speaker/motivator bisa punya pendapatan melebihi seorang CEO pada sebuah perusahaan. Namun begitu, energi yang paling besar justru berasal dari keinginan yang kuat dalam berbagi.

Yang ketiga sekaligus yang paling penting menurut saya adalah kekuatan DOA, iman atau keyakinan bahwa semua yang terjadi sudah diatur. Artinya bagaimana kita perlu terus menyadari, mensyukuri dan memaksimalkan potensi kita untuk berbagi kebaikan bagi orang lain. Dengan kerangka berpikir seperi ini maka seorang speaker/motivator juga akan senantiasa rendah hati dan menyadari selalu ada kekuatan yang jauh lebih besar dari diri mereka yaitu kekuatan Sang Pencipta kita.

Semoga tulisan ini menginspirasi Anda semua, salam Work with Passion!

Louis Sastrawijaya

Comments are closed.