Work with Passion!

2

By: Louis Sastrawijaya

Sampai dengan saat menulis artikel ini, sudah sebanyak lima kali saya mengikuti seminar Anthony Robbins yang banyak dikenal sebagai Peak Performance Coach sekaligus sebagai Motivational Speaker yang terbaik di dunia. Namun baru pada saat ketiga kalinya saya mengikuti seminarnya di Sydney – Australia pada bulan Maret 2011, saya sangat terinspirasi dari satu kata yang selalu ada di halaman depan handout-nya, yaitu; passion! Ketika melihat kata passion tersebut, mata saya langsung melototinya sekian menit dan langsung berpikir telah menemukan satu kata yang paling tepat sebagai jawaban atas pertanyaan yang sangat mendasar ‘Apa yang membuat selama tujuh tahun saya bisa terus konsisten dalam memberikan ratusan inhouse training pada berbagai perusahaan di Indonesia?’. Sangat tepat jawabannya bahwa karena selama ini saya menjalaninya dengan passion!

Pada Wikipedia, passion diartikan sebagai ‘very strong feeling about a person or thing. Passion is an intense emotion, a compelling enthusiasm or desire for something’. Dalam bahasa sehari-hari saya, passion berarti gairah atau semangat luar biasa yang kita miliki saat melakukan suatu aktivitas pekerjaan. Passion bisa membuat kita lupa waktu ketika bekerja karena saking senang dan menikmati apa yang sedang kita lakukan tersebut. Saat itu langsung saya berimajinasi akan membuat materi motivasi tentang passion untuk lalu sharing melalui berbagai inhouse training.

Akhirnya komitmen saya membuat imajinasi tersebut menjadi realita; materi Work with Passion selesai sebulan sejak pulang dari Sydney. Selanjutnya saya mulai pertama kali memberikan materi Work with Passion ini ke sebuah bank dalam sebuah acara tingkat Nasional. Karena materinya dianggap bagus oleh manajemen lalu saya langsung diberikan kepercayaan untuk roadshow ke lima belas kota di Indonesia. Setelahnya langsung ada sebuah perusahaan otomotif juga mengajak roadshow untuk memberikan materi Work with Passion dengan keliling tujuh kota di Indonesia. Demikian seterusnya sampai dengan saat tulisan ini dibuat pada bulan Oktober 2015 yang berarti selama empat tahun enam bulan dari kisah saya diatas, telah tercatat oleh sekretaris saya bahwa materi Work with Passion ini telah diberikan kepada lebih dari 70 perusahaan dengan lebih dari 200 kelas!. Saya sungguh takjub dengan angka yang luar biasa ini dan puji Tuhan materinya bisa menjadi berkat bagi hampir 20.000 orang!

Salah satu yang menarik adalah materi Work with Passion yang saya ciptakan sendiri ini agak berbeda dengan konsep berpikir beberapa penulis atau trainer yang mengatakan bahwa kita harus memilih pekerjaan sesuai dengan passion yang kita miliki. Tentunya saya juga setuju bahwa alangkah idealnya jika kita memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion sehingga kita bisa memberikan excellent performance kepada perusahaan. Namun kita juga perlu menyadari bahwa tidak semua dari kita sudah berada dalam kondisi tersebut. Sebenarnya kita juga selalu punya pilihan untuk langsung resign dari perusahaan sekarang dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion kita. Tetapi ketika pekerjaan saat ini kurang sesuai dengan passion, kita juga perlu memahami bahwa bisa jadi perusahaan sedang membutuhkan tenaga kita untuk melakukan suatu tugas, atau kita sedang memiliki kebutuhan finansial keluarga yang perlu menjadi prioritas.

Jadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana jika pekerjaan yang telah kita miliki saat ini kurang sesuai dengan apa yang menjadi passion kita? Apa yang akan terjadi jika kita perlu melakukan suatu aktivitas pekerjaan yang kurang kita sukai? Apakah kita akan tetap bisa memberikan kontribusi hasil kerja yang terbaik? Sebagai bentuk tanggungjawab sebagai seorang profesional atas pekerjaan yang kita pilih saat ini dan tanggungjawab sebagai seorang kepala rumah tangga untuk menjadi role model dan mencari nafkah buat keluarga, tentunya kita perlu untuk memberikan jawaban bisa. Tinggal persoalannya adalah bagaimana caranya supaya bisa….. .

Yang paling mendasar disini adalah niat dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan kita secara excellent. Menyadari tanggung jawab kita dan komitmen untuk mengerjakannya dengan senang hati. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menciptakan passion dalam diri kita pada apa pun pekerjaan kita saat ini!

Berikut ini adalah ringkasan tentang apa yang saya sharing-kan kepada para peserta agar dapat senantiasa Work with Passion… Setiap orang termasuk Anda pasti bisa melakukannya. Silahkan disimak lalu dilaksanakan terutama demi Anda sendiri… Yang pertama-tama adalah melalui bekerja secara fun & enjoy yang akan membuat kita akan bekerja tanpa merasa bekerja. Dengan begitu kita akan dapat bekerja tidak hanya sekedar untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban saja, namun dengan senang melakukannya sehingga mampu bekerja dengan sepenuh hati. Teknik sederhananya adalah berpikir secara rutin apa yang dapat Anda syukuri, senangi dan nikmati dari pekerjaan saat ini… alihkan fokus Anda ke hal-hal yang positif dan Anda akan punya emosi yang juga positif.

Selain itu kita juga perlu untuk mempunyai semangat untuk growth & contribution; tidak hanya puas terhadap hasil telah dicapai namun terus mau mengalami peningkatan dalam semua aspek pekerjaan kita, bahkan menjadi yang terbaik di bidang yang kita geluti. Keinginan berkembang ini juga perlu diimbangi dengan keinginan untuk memberikan kontribusi – kesenangan dan kemajuan bagi orang lain.

Hal ketiga sekaligus yang selalu dianggap paling penting oleh seluruh peserta inhouse training dengan materi Work with Passion adalah kita menyadari Value of Work, yaitu kesadaran untuk apa dan untuk siapa kita perlu melakukan suatu pekerjaan secara total dan sepenuh hati. Bekerja adalah ibadah dan perasaan cinta kepada keluarga adalah jawaban yang paling sering saya terima.

Para pembaca yang baik, marilah kita senantiasa Work with Passion!

Untuk lebih detail Anda juga bisa melihat ulasan singkatnya di YouTube; Work with Passion – Louis Sastrawijaya atau langsung mengundang saya untuk inhouse training di perusahaan Anda, hehehe…

Pada bulan Januari 2016 nanti akan terbit buku lanjutan dari buku ‘The Miracle of Working with Passion’ (2012) dengan judul ‘Turning Passion into Action for Excellent Performance’ oleh Gramedia Pustaka Utama. Ingat dan pastikan Anda membelinya ya…..

Salam Work with Passion!

Comments are closed.